kumpulan Puisi

Selasa, 10 September 2019

Masihkah ada

Masih Kah Ada?

Langkah lari begitu cepat, kami meninggalkan semua pergi
Memang sudah tidak ada lagi
Untuk apa, dalam tanah sendiri tanpa kebebasan menjadi tidak berarti
Menyusup berlindung dalam perdu, tergores berdarah pun sudah tak lagi ku rasa sakitnya
Dingin, kulit kami keras bagai kulit kayu
Tak tertembus oleh beku, tak akan menjadi gosong karena terik
Berhianat dan saling menghianati
Bertanya tanpa pernah menemukan jawabnya
Sekali lagi
Masih kah ada?
Satu jalan untuk kembali pulang
Menyebutnya sebagai rumah tanpa harus terjajah
Jauh tinggalkan hutan menuju perkampungan
Melepas tombak terganti dengan erat genggaman
Masih kah ada
Satu titik untuk ku sobek lebarkan sebagai sumber cahaya
Mengusir kutu penghisap darah, kaya negeriku

Kamis, 05 September 2019

Puisi alam

                 " Inikah Indonesia"

Dulu, tak perlu kau pergi jauh menyeberang lautan
Tak perlu lah kau terbang menembus udara
Untuk alam yang indah yang ingin kau lihat
Kini,
Alam kita telah terkikis
Dalam rakusnya kemunafikan
Terkurung jiwa nan tamak
Ketika hutan menjadi neraka bagi para penghuninya
Dulu, hijau negeriku
dulu, indah lautku
Kini sampah telah menggantikan mereka
Menyeruak menmudarkan keindahan
Inikah Indonesiaku?
Aku rindu keindahan alam kecilku
Saat pepohonan hijau rindang
Saat pantai berpasir diserang deburan ombak
Saat burung berkicau menyambut pagi
Itulah saat,Keindahan alam Indonesia menjadi anugerah dari sang Maha Kuasa.
Sumber: https://moovble.com/puisi-alam/

Indahnya Alam Negeri ini

INDAHNYA ALAM NEGERI INI

Kicauan burung terdengar merdu
Menandakan adanya hari baru
Indahnya alam ini membuatku terpaku
Seperti dunia hanya untuk diriku
 
Kupejamkan mataku sejenak 
Kurentangkan tanganku sejenak 
Sejuk, tenang, senang kurasakan
Membuatku seperti melayang kegirangan 
 
Wahai pencipta alam 
Kekagumanku sulit untuk kupendam
Dari siang hingga malam 
Pesonanya tak pernah padam 
 
Desiran angin yang berirama di pegunungan 
Tumbuhan yang menari-nari di pegunungan 
Begitu indah rasanya 
Bak indahnya taman di surga
 
Keindahan alam terasa sempurna 
Membuat semua orang terpana 
Membuat semua orang terkesima 
Tetapi, kita harus menjaganya 
 
Agar keindahannya takkan pernah sirna
Puisi Karya: Ronny Maharianto
http://bangkudepan.com/contoh-puisi-keindahan-alam/
 

Puisi Tentang Tanah Air Indonesia

"Sebuah Negeri Kebanggaan-ku"


Nusantara, Indonesiaku
Sebuah negeri yang menjadi tempat diriku dan yang lainnya dilahirkan.
Sebuah bangsa dimana diriku dibesarkan.
Sebuah tempat yang menjadikan diriku jadi sosok kuat dan hebat.
Indonesia adalah negeri tumpah darahku
Dari ujung ke ujungtampak jelas engkau begitu hijau
Setiap sudut darimu mengukir setiap cerita yang berbeda
Perbedaan yang ada tidak membuatmu terpecah belah
Engkau adalah negeri sebagai kebanggaanku
Tidak akan pernah sedikitpun aku rela dirimu direnggut
Aku putra-putri bangsa Indonesia senantiasa akan berkorban demi negeri kami.




Sumber:https://goodminds.id/puisi-cinta-tanah-air/#2_Puisi_tentang_tanah_air_Indonesiaku_ldquoSebuah_Negeri_Kebanggaan-kurdquo

Puisi

.

Untuk Negeriku Indonesia


Hay Negeriku bagaimna kini kabarmu?
Begitu banyak pulau yang menyatukanmu.
Dari pedalaman hingga kota yang tiada matinya.
Kaya dan miskin selalu menjadi daya tarik media di dalam tubuhmu.
Perdebatan di kalangan atas selalu engkau sorot dengan mata dan sinarmu.
Sudah benarkah berita ataupun fakta yang ada?
 Atau di tambah dengan opini yang ada?.
Hukum yang menjadi pengkokoh dirimu.
Kini di permainkan oleh para pemain Negeri ini.
Di mana yang bawah selalu menjadi korban dari kaum atas.
Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.
 Kini berkecamuk dalam tubuhmu.
Dari masyarakat kecil sudah mulai memainkan hal ini.
Bagaimana engkau merubah hal seperti ini yang melekat di dalam tubuhmu.

Hay Garudaku bagaimana kini keadaanmu?
Engkau bentangkan sayapmu dari Sabang - Merauke.
Engkau genggam erat dengan cengkraman kakimu.
Tapi mengapa kini mulai tak terlihat lagi engkau terbang dan melihat gengamanmu.
 Hai pemimpin Negeri ini dan struktural yang ada.
 Lihahlah kebawah dengan rakyatmu.
Yang telah mendukungmu dan menyerahkan segalanya kepada mu.
Karna rakyat percaya akan dirimu.
Masihkah engkau mempertebal dompet dalam sakumu dan memenuhi kebutuhan perutmu.
Saat rakyatmu kelaparan dan membutuhkan bantuan mu.
Negara ini bisa bangkit.
Jangan jadikan sebuah perbedan menghancurkan Negeri ini.
Begitu banyak Darah, Tenaga, Pemikiran, Penderitaan dan Pengorbanan yang telah di pertaruhkan untuk Menyatukan Negeri ini.
Jangan lagi ada kehancuran di masa Lalu yang terulang kembali.
Ayo bangkitlah hay pemuda dan pemudi Negeri ini.
Karna kamu lah yang membutuhkan Negara ini.!
Hidup NKRI.
 Sumber: https://www.kompasiana.com/choirul14/594667727aafb2619e45e282/puisi-untuk-negeriku-indonesia?page=all